Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 10.00
Jakarta - Setelah pertemuan dengan Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi, Rabu (04/05/2016), jajaran Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korps Profesi ASN Republik Indonesia (Korpri) menerima arahan langsung dari Presiden di Istana Merdeka, Kamis (09/06/2016). Ketua DPN Korpri masa bhakti 2015-2020 Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH. yang sehari-harinya menjabat sebagai Dirjen Dukcapil Kemendagri memimpin jajaran Korpri menghadap Presiden. 

Di tengah sorotan berbagai kalangan terkait isu rasionalisasi, Presiden menyampaikan beberapa hal terkait eksistensi ASN. 

Pertama, Korpri harus mampu menyampaikan dan menggerakkan adanya pola pikir (mind set) ASN yang baru, efisien dan berdaya saing tinggi. Hal ini penting mengingat kita berada dalam situasi dimana kompetisi antar region, antar negara, dan antar daerah berlangsung dengan sangat ketat. Saat ini adalah era kompetisi, karenanya Revolusi Mental harus menjadi upaya bersama dengan serius. ASN harus mencurahkan seluruh energinya untuk pelayanan publik yang lebih baik.

Kedua, penataan ASN secara serius dan mendasar diperlukan karena daya saing kita lemah. Kompetensi, kesejahteraan dan efisiensi belanja pegawai perlu dilakukan. Sementara rasionalisasi ASN akan terjadi secara alamiah melalui pertumbuhan negatif (negative growth) karena ASN memasuki masa purna bhakti (pensiun). 

Ketiga, Presiden mendukung Korpri berada dalam kedinasan yang  merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.

Keempat, Presiden berkenan hadir sekaligus menjadi Inspektur Upacara pada perayaan HUT Korpri tanggal 29 November 2016 mendatang. Ke depan, hal ini akan menjadi tradisi agar Presiden selalu hadir dalam HUT Korpri.

Kelima, Presiden setuju dan memang sudah seharusnya Korpri sebagai satu-satunya organisasi yang membawahi 4,4 juta ASN untuk turut serta menyusun dan merumuskan kebijakan terkait ASN.

Keenam, Presiden mendukung rencana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) III Korpri Tingkat Nasional Tahun 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 12 s.d. 21 November 2016 di Provinsi Kalimantan Timur. MTQ ini mengangkat tema "Melalui MTQ Kita Wujudkan Peran Korpri Menuju Birokrasi Yang Bersih, Berwibawa Dan Bermartabat Sesuai Tuntunan Al-Qur’an dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara".

Ketujuh, Presiden akan mengundang dan memberikan arahan kepada seluruh Ketua Korpri pusat, Kementerian/Lembaga, Provinsi dan Kabupaten/Kota pasca Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah.

Sehari setelah mendapat arahan Presiden, Jum’at (10/06/2016), jajaran DPN Korpri melakukan audiensi dengan Mendagri Tjahjo Kumolo. “Bapak Menteri minta Korpri harus solid, dan programnya bisa membuat Aparatur Sipil Negara semakin kuat, disiplin dan dapat meningkatkan kinerjanya,” ungkap Prof. Zudan. Dukcapil***

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 02.43

PHYLOPOP.com - Duh dunia maya memang sadis ya. Netizen itu memang kadang-kadang kebablasan klo bergosip. Jangankan seorang publik figur, seorang biasa pun bakal banyak berita miring menyebar di dunia maya.

Inilah salah satu bukti kalau ternyata istrinya Aming yang dikenal dengan nama Evelyn itu ternyata memanglah seorang perempuan. Tentu sumber ini dapat dipercaya.

Semoga dengan info ini netizen tidak lagi menghakimi Aming dan Istrinya. Kita doakan Aming dan istri bisa rukun dan membina keluarga yang Samawa, dianugerahi anak-anak yang sholeh dan sholehah, serta langgeng hingga kakek nenek. Amin. 

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 00.50

PHYLOPOP.com - Di sebuah sekolah dasar, seorang ibu guru mengawali pelajarannya dengan berusaha berdialog dengan para murid kesayangannya.

"Anak-anak ... siapa yg mau masuk surga?", tanya Bu Guru.

"Saya buuuuu". Murid-murid teriak, kecuali si Tian. Dia  diam  saja

 "Yang mau masuk surga berdiri!" lanjut Bu Guru.

Semua murid berdiri, lagi-lagi Tian cuma diam.

 "Tian, kamu tidak mau masuk surga?" tanya Bu Guru.

 "Mau dong Bu " jawabnya.

 "Lalu kenapa tidak berdiri?"

"Lha ... emangnya mau berangkat sekarang......????"

😀😀😀😀

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 01.39
PHYLOPOP.com - Sejujurnya kita patut berterima kasih kepada para sopir truk. Berkat cucuran keringat Abang Abang, Mas Mas, dan Bapak Bapak sopir ini, (terutama di kota besar) kita bisa menikmati aneka hasil bumi seperti buah, sayur dan palawija.
Berkat injakan pedal gas dan tarikan tuas persneling truk beliau-beliau inilah kita bisa menikmati sensasi berkendara lewat motor ataupun mobil yang mereka antarkan.
Tetapi sebuah fakta dan pengakuan mengejutkan dari sopir truk ini sempat membuat saya syok dan mendadak saya kehilangan selera makan.
Ane pernah juga ngomong sama sopir trailer.
Jadi kata dia: “daripada menyebabkan kecelakaan yg bisa timbul banyak korban, lebih baik satu nyawa melayang”. lho kok bisa.?
Jadi gini gan, supir trailer bisa saja ngerem mendadak apabila ada bikers atau pemotor yg jatuh di depannya. Tapi apabila dia melakukan itu maka yg akan terjadi adalah, bagian belakang atau muatannya akan lari kekanan atau kekiri.
Bisa dibayangkan gan apabila di sisi kanan atau kiri banyak bikers atau pemotor,pasti akan terserempet atau tergilas. Itu sebabnya sopir lebih memilih melindas bikers atau pemotor yg jatuh di depan atau disamping nya.
Dua pilihan yg sulit memang.!!
Truck segede gaban bisa jadi sahabat dijalanan kalau ente tahu aturan… ini pengalaman ane trans bkt – mdn bawa mobil kecil. Ente kalau dibelakang truck jangan mepet… jaga jarak ±50-100M… truck segede gaban kalau misalnya ente mau mendahului dan itu truck ngasih lampu sein kanan, jangan coba2 mendahului, artinya ada kendaraan dari arah berlawanan.
Kalau ente mau mendahului truck, pake perhitungan matang, misal panjang truck 12M… panjang mobil 4M… itu artinya ente harus punya space untuk mendahului truck adalah 4-5X panjang mobil ente…. kalau truck udah kasih lampu sein kiri dan lampu remnya menyala…
segera ente kasih lampu sein kanan dan silahkan mendahului… sopir truck paham kode klakson 2X waktu mendahului…say thanks to truck driver yg udah ngasih ente jalan buat mendahului.
Kata temen ane yang pernah ngomong ke supir truk emang begitu. Kalo seandainya (gak sengaja) tabrakan “diusahakan” korbannya meninggal biar gak banyak ganti ruginya.. kalo cacat bisa ratusan juta katanya.. sadis bener emang.
PRINSIP SOPIR TRUK
Kalau sopir bus punya prinsip begini gan…
    “..Daripada mengorbankan nyawa seluruh penumpang bus..lebih baik nyawa 1 atau 2 org naek motor yang hilang…” makanya kalau ketemu bus ugal2 an mending turun dari aspal ke tanah aja dah, soalnya para sopir bus juga lagi bawa nyawa banyak orang gan
motor atau kendaraan kecil juga jangan asal salip kalo ga mau tinggal nama..dah salah, ngotot.. itulah pengendara kendaraan kecil yang ane tau… logika sang sopir mending mati aja sekalian, daripada urusan panjang…yang jelas kalo bawa kendaraan, apapun jenis nya harus WASPADA dan SAFETY RIDING…
Cerita lain
Nih ane tambahin lagi info underground seputar dunia supir truk kalo menyikapi kecelakaan kayak gitu.
Ukuran truk itu kan besar? jadi kalo sampe berurusan sama polisi, alibi yg paling gampang (ini ane denger sendiri dari supir truk yang suka nongkrong deket rumah ane) adalah, “tidak kelihatan” !!
Alasan ini bisa diterima mengingat ukuran truk memang besar dan sulit mengawasi tiap sudut truk setiap saat. Jadi kalo ada yang terlindas, tinggal pake alasan itu aja paling mentok mentok perusahaan yang punya truk itu kasi uang damai ala kadar nya ke keluarga korban, yang jelas sedikit lah, uang kerohiman namanya.
Kalo semisal keluarga korban ngotot mo perkarakan ke pengadilan juga gak bakalan menang, karena alasan “tidak kelihatan” bisa diterima oleh akal sehat nya hakim, pengacara, penuntut umum, panitera, dan semua nya. Ujung-ujungnya diselesaikan diluar pengadilan biasanya.
    Makanya kalo truk sering bunyiin klakson, jangan dianggap personal, itu justru mengingatkan kita betapa rapuhnya posisi kita di jalanan kalo berhadapan sama truk. Justru kita musti ngalah kalo truk sampai bunyiin klakson ke kita. Itu pesan moral yg ane tangkap gan.
Cobalah ente bayangin berada di posisi supir truk, gak gampang loh mengendalikan monster sebesar itu di jalanan. Apalagi biker kita terkenal suka asal belok tanpa kasi lampu sign dulu.
Ane pernah tuh liat istri mbonceng motor yg dikemudikan suami nya di parung bogor, kelindas truk, ibu itu yg kena perut nya, suaminya selamat. tau gak? itu yg namanya usus berhamburan keluar semua campur sama cairan kuning (lemak perut nya).
Badannya nyaris putus jadi 2, tapi masih hidup meregang nyawa sambil nyebut ” Ya Allah, aku gak mau mati kayak gini” berulang kali. suami nya shock diam aja di sudut jalan gak ngomong apa-apa kayak org linglung, nolong aja enggak tuh suami nya.
Asli serem gan, udah kayak daging cingcang tapi masih bisa ngomong dan gerak gerak, apa gak serem tuh? sama warga setempat buru buru di masukin ke mobil dibawa ke rumah sakit tapi katanya meninggal dalam perjalanan. Nah pas supir truk nya di tanya polisi, jawabnya ? gak ngeliat ada yg masuk ke kolong truk kontainer dia, gitu jawabnya.
Itu semua bener gan, bokap ane buka usaha ekspedisi dan menurut supir itu lebih baik di matiin sekalian daripada cacat seumur hidup. Karena bakalan jadi beban pengeluaran ke supir dan perusahaan itu sendiri gan. Belum lagi nanti per berapa bulan check up. Kalo cacat gan belum ke urusan polisinya.
Memang sih gan walaupun si korban ga meninggal atau harus rawat jalan nanti nya bakalan menuntut ganti rugi yang lebih dari kontrak antara si korban dengan perusahaan tentang ganti rugi.
Oh iya satu lagi, supir ekspedisi yg perusahaannya masih belum besar itu gaji nya dari uang jalan gitu gan, istilah nya di borong habis. Kalo ada musibah di jalan itu supir harus backup perusahaan nya gan.
Beban yg dipikul supir itu banyak gan selain muatan mereka juga mikul kehidupan supirnya makanya itu yang bikin supir ugal ugalan.
Sebenernya kecelakaan itu cm 1 aja kok gan..
Yaitu feeling terhadap blind spot nya masih tidak ada. Ini yang kerap terjadi dari semua kendaraan bermotor. Apa lagi truk trailer yang panjang nya sampe 12 meter. Jangkauan mata ke depan itu minim, jadi bener-bener harus kuat dan tetap safety riding..
Tips buat pengendara kendaraan… khususnya motor.
  • Jangan pernah berhenti mendadak didepan truk muatan berat di bawah 12 meter,sesungguhnya anda telah mati jika melakukaan itu…bila anda tidak mati maka sekitar anda yg jadi korban.
  • Kami driver truk berat berbeda dengan bus malam. Kecepatan kami terbatas bahkan kami masih kalah cepat dengan maho naik skuter ga jelas.
  •  Jika kami terkena macet tolong liat kami, dan jangan memaki kami karna pelan nya truck kita liat lebih jelas mata kita pasti merah kami selalu antisipasi jika motor atau mobil nyelonong di depan kami pasti siaga dan tanpa terlena mta ini terus memandang anda dan aspal di sepanjang jalan.
  • Baca selalu lampu sein kita kemana arahnya…
  • Selalu hidupkan lampu belakang motor anda
  • Jangan pake lampu putih
Silahkan share artikel ini kepada temanmu yang sehari-hari mengendarai kendaraan, baik itu sepeda motor maupun mobil

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 18.21

PHYLOPOP.com - Kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) meminalisir terjadinya identitas ganda bukan hal baru yang diketahui umum. Namun jika KTP-el dapat mengantisipasi terjadinya perselingkuhan atau suami beristri lebih dari satu secara diam-diam tentu hal ini tidak semua mengetahuinya.

Pasalnya identitas seorang suami hanya tercatat di dalam satu kartu keluarga (KK). Sedangkan di istri selanjutnya, tidak akan ada nama suami.

Misalnya, bagi suami yang memiliki empat istri akan tercatat namanya di satu kartu keluarga. Sedangkan tiga istrinya yang lain tercatat sebagai keluarga, tanpa suami. Namun, statusnya tetap menikah.

“Sekarang ini pencatatan kependudukan seperti itu, satu orang hanya tercatat dalam satu kartu keluarga dan hanya boleh memiliki satu identitas atau alamat,” ujar Prof. Zudan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Zudan menerangkan, suami sebagai kepala keluarga dan istri sebagai ibu rumah tangga. Di keluarga lain, ibu bisa sebagai kepala keluarga.

“Kan boleh ibu jadi kepala keluarga. Hanya tak ada nama suami, status istri menikah. Kecuali status suami meninggal atau cerai maka ditulis meninggal dan cerai,” pungkasnya.

Bagaimana menurut Phylovers?

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 03.00

PHYLOPOP.com - Gus Dur dan sang murid bernama Dahlan sedang asyik bercanda gurau sambil main tebak pertanyaan.

Gus Dur: "1. Mengapa orang bisa sakit gigi? 2. Mengapa rumput lebih tinggi dari tanaman padi? dan 3. Mengapa wanita kok hamil?" Jawabannya hanya satu coba tebak kalau bisa.

Dahlan: "Wah... jawabnya sulit Gus...!"

Gus Dur: "Ketiga tiganya, hanya sepele jawabnya, yaitu KARENA TERLAMBAT NYABUTNYA"

Semoga Phylovers terhibur!

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 01.27
Surat Terbuka Mohon Perhatian Pemerintah Atas Pencaplokan Tanah Oleh PT Rifijaya


Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama       : Drs. Syafrizal
Pekerjaan  : Pegawai Negeri Sipil Kementrian Dalam Negeri/Pemilik Tanah
Alamat     : Pamulang Permai I Blok C Nomor 19 Pamulang
No. HP     : 0812 9865 9627

Melalui surat ini, saya ingin memberitahukan bahwa PT Rifijaya telah mencaplok tanah kebun yang sudah saya rawat sejak tahun 1993. Tanah seluas 2.000 meter persegi tersebut saya beli menggunakan uang hasil menjual rumah saat masih baru menjadi pegawai negeri.

Pembelian tanah tersebut melalui proses jual beli yang akta jual belinya baru diterbitkan pada tanggal 18 Feburari tahun 1994 dengan No. 594/4/536/11/1994. Camat Bojong Gede, Kabupaten Bogor adalah pejabat PPAT yang menandatangani akte jual beli  tersebut dengan Persil No. 106D/1 Kohir No. 356 yang berada di Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Beginilah kronologis perlu saya uraikan satu per satu:

  1. Membeli tanah milik Sdr. Muhari yang disaksikan oleh Kaur pemerintahan dan kepala Desa Sasak Panjang juga beberapa aparat desa dengan harganya Rp. 10 juta pada tahun 1992. Jual beli diketahui oleh saksi Satong Sadirin (anak dari Muhari), Sulaiman dan PPAT Wilayah Bojonggede Nana Sujana, BA.  (NIP 010080976 sebagai camat) dan mengetahui Kepala Desa Sasak Panjang H.M. Sali.
  2. Tahun 1993 tanah tersebut sudah saya tanami singkong, pohon, buah- buahan yang saya upahkan kepada orang tukang pacul dan tukang gali musiman dalam kondisi dipagar bambu.
  3. Awal tanah berpindah tangan dari PT Karsatama ke PT Rifijaya karena PT Karsatama bangkrut besar kemungkinan karena banyak ganti rugi dan pada saat saya urus sertifikat melalui  aparat desa bertahun- tahun tidak selesai dan minta uang terus, akhirnya saya tanya masalahnya dimana dan saya temui saksi rumah dekat lokasi tanah. Ternyata tanah tersebut lagi diboldoser oleh pihak PT Karsatama, karena tanah saya lebih tinggi sekitar 3 meter untuk menguruk tanah rawa yang rendah itu, sehingga saya panggil semua saksi dan aparat desa, pimpinan proyek, petugas buldoser, bagian pembebasan tanah. Saya menanyakan bagaimana penyelesaiannya dan semua berjanji untuk menyelesaikan tapi tidak ada hasil, dan saya selaku pemilik yang dirugikan melaporkan ke bagian sengketa ke  Polres Depok, petugas Polres langsung datang ke lokasi dan langsung minta makan dan berjanji akan menyelesaikan tetapi tidak ada hasil. Karena awal sudah keluar uang bak kata orang kehilangan ayam lapor ke Polisi justru kambing pun bisa melayang ya begitu semua orang juga tahu.
  4. Karena saya seorang anak yatim piatu, merantau sudah tidak punya kedua orang tua, sehinggga Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang anak yatim dikhianati oleh orang yang mampu sehingga PT Karsatama jadi bangrut.
  5. Karena tidak ada penyelesaian, tanah tersebut saya pagar dan bangun gubuk sambil menunggu tanah bisa ditanami karena habis tanah galian tidak bisa ditanami sehingga mungkin dijual ke PT Rifijaya. Begitulah sekelumit cerita peralihan dari PT Karsatama ke PT Rifijaya.

Pertemuan saya dengan PT Karsatama, Lurah dan Camat

  1. Saya cek ke kecamatan tentang AJB asli atau palsu, setelah saya ketemu camat dan dilihatkan buku besar dasar nomor AJB ada sehingga benar asli AJB.
  2. Saya temui lurah berjanji mau ganti lokasi, di tempat yang jauh dari jalan dengan luas yang sama, saya tidak mau karena tanah saya buat urukan saja masa itu kalau dibayar bisa beli tanah 1 ha lebih, dan yang sudah ada AJB saja bisa seperti itu. Jadi saya sangsi, sehingga tanah tetap saya garap tanam kembali pohon berbagai buah- buahan dan tanam singkong.
  3. Tolong diceritakan pertemuan bapak dengan orang pt. rifijaya termasuk penawaran ganti rugi Rp. 200.000 per meter persegi dan pertemuan dg siapa lagi.
Singkat cerita, tanah yang saya tanami pohon buah-buahan tersebut, tiba-tiba di buldozer oleh PT Rifijaya yang selanjutnya akan digunakan untuk membangun perumahan.  PT Rifijaya membuldozer tanah tersebut tanpa memberitahu saya sebagai pemilik yang sah berdasarkan surat akta jual beli yang dikeluarkan Camat Bojong Gede.


Berbagai upaya untuk mempertahankan tanah tersebut sudah saya lakukan. Salah satunya dengan melakukan mediasi dengan Seksi Sengketa Konflik dan Perkara di BPN Kabupaten Bogor sampai tiga kali (3x) pertemuan dan terakhir tanggal 29 Juni 2015.

Namun yang terjadi sangat membuat saya sangat kecewa. Karena pada minggu pertama bulan Juni 2015, PT Rifijaya telah melakukan tindakan sewenang-wenang dengan membabat habis tanaman buah yang berdiri di dalam kebun tersebut.

Sebagai pemilik tanah, saya tidak terima dengan tindakan sewenang-wenang PT Rifijaya karena karena dari awal sudah ada pembicaraan untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.
Sebagai bentuk perlawanan terhadap sikap sewenang-wenang tersebut, saya mengajukan permohonan Ganti Untung Materil Rp 750.000/meter persegi x 2.000 meter persegi dan ganti Immaterial Rp 1.500.000 /meter persegi  x 2.000/ meter persegi.

Menyambung Surat Saya Nomor. 1/SGU/VI/2015 tanggal 17 Juni 2015 hal Permintaan Ganti Untung yang belum mendapat tanggapan dari PT Rifijaya untuk mengganti tanah milik saya yang dicaplok dan kini dibangun perumahan, saya berharap pihak BPN Kabupaten Bogor untuk memblokir semua sertifikat beralamat di Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor yang terletak di areal Perumahan PT. Karsatama dan Sertifikat HGB Nomor: 9671 dan HGB Nomor: 4675, sampai tahap penyelesaian pengantian semua tanah tersebut.

Berikut Dokumen Pelengkap Kepemilikan dan Foto-Foto Kondisi Tanah/Perumahan Saat Ini

Akta Jual Beli (AJB)

Gambar Lokasi Tanah

Girik


Kronologis Tanah



Pembayaran PBB

Pemblokiran Sertifikat

Riwayat Tanah

Surat Tanda Terima Setoran


Surat dari BPN Bogor

Surat Keterangan Ganti Rugi/Untung



Surat Keterangan Tidak Sengketa

Surat Mediasi



Surat Pemberitahuan BPN

Tanda Terima Dokumen dari BPN

Undangan Gelar Kasus

Foto-Foto Kondisi Tanah dan Perumahan






Demikian terima kasih atas perhatian pihak-pihak terkait. Mohon bantuan untuk menyebarkan informasi ini agar masalah ini menjadi perhatian pihak berwajib, juga agar segera selesai dan saya mendapatkan hak-hak saya.


Pamulang, 23 Februari 2016

Hormat Saya
ttd
Drs. Syafrizal

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 18.41

PHYLOPOP.com - Mau urus KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya?

Kini Anda dapat berkomunikasi langsung melalui WhatsApp dengan pejabat Dukcapil setempat untuk mengurus semua dokumen tersebut tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Anda bisa juga memberi saran, masukan, keluhan atau melakukan pengaduan terkait layanan petugas/pegawai.

Silakan download nomor HP/WhatsApp kepala dinas Dukcapil seluruh Indonesia melalui artikel berikut (mohon maaf saat ini baru tersedia sebagian nomor WhatsApp dan akan terus kami update secara berkala).

Judul Artikel:

Jajaran Dukcapil Semakin Dekat dengan Masyarakat

Link artikel untuk download silakan klik:

No Wa Para Kepala Dinas Dukcapil

Jakarta, 15-02-2016

Salam
Tim Media Dukcapil
Kementerian Dalam Negeri

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 16.13

PHYLOPOP.com - Inilah dialog yang terjadi antara Gusdur dan Santri. Bukan bermaksud apa-apa silakan maknai sendiri dan ambil hikmahnya.

Santri : "Ini semua gara-gara Nabi Adam, ya Gus!"

Gus Dur : "Loh, kok tiba-tiba menyalahkan Nabi Adam, kenapa Kang."

Santri : "Lah iya, Gus. Gara-gara Nabi Adam dulu makan buah terlarang, kita sekarang merana. Kalau Nabi Adam dulu enggak tergoda Iblis kan kita anak cucunya ini tetap di surga. Enggak kayak sekarang, sudah tinggal di bumi, eh ditakdirkan hidup di Negara terkorup, sudah begitu jadi orang miskin pula. Emang seenak apa sih rasanya buah itu, Gus?"

Gus Dur : "Ya tidak tahulah, saya kan juga belum pernah nyicip. Tapi ini sih bukan soal rasa. Ini soal khasiatnya."

Santri : "Kayak obat kuat aja pake khasiat segala. Emang Iblis bilang khasiatnya apa sih, Gus? Kok Nabi Adam bisa sampai tergoda?"

Gus Dur : "Iblis bilang, kalau makan buah itu katanya bisa menjadikan Nabi Adam abadi."

Santri : "Anti-aging gitu, Gus?"

Gus Dur : "Iya. Pokoknya kekal."

Santri : "Terus Nabi Adam percaya, Gus? Sayang, iblis kok dipercaya."

Gus Dur : "Lho, Iblis itu kan seniornya Nabi Adam."

Santri : "Maksudnya senior apa, Gus?"

Gusdur : "Iblis kan lebih dulu tinggal di surga dari pada Nabi Adam dan Siti Hawa."

Santri : "Iblis tinggal di surga? Masak sih, Gus?"

Gus Dur : "Iblis itu dulunya juga penghuni surga, terus di usir, lantas untuk menggoda Nabi Adam, iblis menyelundup naik ke surga lagi dengan berserupa ular dan mengelabui merak sang burung surga, jadi iblis bisa membisik dan menggoda Nabi Adam."

Santri : "Oh iya, ya. Tapi, walau pun Iblis yang bisikin, tetap saja Nabi Adam yang salah. Gara–garanya, aku jadi miskin kayak gini."

Gus Dur : "Kamu salah lagi, Kang. Manusia itu tidak diciptakan untuk menjadi penduduk surga. Baca surat Al-Baqarah : 30. Sejak awal sebelum Nabi Adam lahir… eh, sebelum Nabi Adam diciptakan, Tuhan sudah berfirman ke para malaikat kalo Dia mau menciptakan manusia yang menjadi khalifah (wakil Tuhan) di bumi."

Santri : "Lah, tapi kan Nabi Adam dan Siti Hawa tinggal di surga?"

Gus Dur : "Iya, sempat, tapi itu cuma transit. Makan buah terlarang atau tidak, cepat atau lambat, Nabi Adam pasti juga akan diturunkan ke bumi untuk menjalankan tugas dari-Nya, yaitu memakmurkan bumi. Di surga itu masa persiapan, penggemblengan. Di sana Tuhan mengajari Nabi Adam bahasa, kasih tahu semua nama benda. (lihat Al- Baqarah : 31).

Santri : "Jadi di surga itu cuma sekolah gitu, Gus?"

Gus Dur : "Kurang lebihnya seperti itu. Waktu di surga, Nabi Adam justru belum jadi khalifah. Jadi khalifah itu baru setelah beliau turun ke bumi."

Santri : "Aneh."

Gus Dur : "Kok aneh? Apanya yang aneh?"

Santri : "Ya aneh, menyandang tugas wakil Tuhan kok setelah Nabi Adam gagal, setelah tidak lulus ujian, termakan godaan Iblis? Pendosa kok jadi wakil Tuhan."

Gus Dur : "Lho, justru itu intinya. Kemuliaan manusia itu tidak diukur dari apakah dia bersih dari kesalahan atau tidak. Yang penting itu bukan melakukan kesalahan atau tidak melakukannya. Tapi bagaimana bereaksi terhadap kesalahan yang kita lakukan. Manusia itu pasti pernah keliru dan salah, Tuhan tahu itu. Tapi meski demikian nyatanya Allah memilih Nabi Adam, bukan malaikat."

Santri : "Jadi, tidak apa-apa kita bikin kesalahan, gitu ya, Gus?"

Gus Dur : "Ya tidak seperti itu juga. Kita tidak bisa minta orang untuk tidak melakukan kesalahan. Kita cuma bisa minta mereka untuk berusaha tidak melakukan kesalahan. Namanya usaha, kadang berhasil, kadang enggak."

Santri : "Lalu Nabi Adam berhasil atau tidak, Gus?"

Gus Dur : "Dua-duanya."

Santri : "Kok dua-duanya?"

Gus Dur : "Nabi Adam dan Siti Hawa melanggar aturan, itu artinya gagal. Tapi mereka berdua kemudian menyesal dan minta ampun. Penyesalan dan mau mengakui kesalahan, serta menerima konsekuensinya (dilempar dari surga), adalah keberhasilan."

Santri : "Ya kalo cuma gitu semua orang bisa. Sesal kemudian tidak berguna, Gus."

Gus Dur : "Siapa bilang? Tentu saja berguna dong. Karena menyesal, Nabi Adam dan Siti Hawa dapat pertobatan dari Tuhan dan dijadikan khalifah (lihat Al-Baqarah: 37). Bandingkan dengan Iblis, meski sama-sama diusir dari surga, tapi karena tidak tobat, dia terkutuk sampe hari kiamat."

Santri : "Ooh…"

Gus Dur : "Jadi intinya begitulah. Melakukan kesalahan itu manusiawi. Yang tidak manusiawi, ya yang iblisi itu kalau sudah salah tapi tidak mau mengakui kesalahannya justru malah merasa bener sendiri, sehingga menjadi sombong."

Santri : "Jadi kesalahan terbesar Iblis itu apa, Gus? Tidak mengakui Tuhan?"

Gus Dur : "Iblis bukan atheis, dia justru monotheis. Percaya Tuhan yang satu."

Santri : "Masa sih, Gus?"

Gus Dur : "Lho, kan dia pernah ketemu Tuhan, pernah dialog segala kok."

Santri : "Terus, kesalahan terbesar dia apa?"

Gus Dur : "Sombong, menyepelekan orang lain dan memonopoli kebenaran."

Santri : "Wah, persis cucunya Nabi Adam juga tuh."

Gus Dur : "Siapa? Ente?"

Santri : "Bukan. Cucu Nabi Adam yang lain, Gus. Mereka mengaku yang paling bener, paling sunnah, paling ahli surga. Kalo ada orang lain berbeda pendapat akan mereka serang. Mereka tuduh kafir, ahli bid'ah, ahli neraka. Orang lain disepelekan. Mereka mau orang lain menghormati mereka, tapi mereka tidak mau menghormati orang lain. Kalau sudah marah nih, Gus. Orang-orang ditonjokin, barang-barang orang lain dirusak, mencuri kitab kitab para ulama. Setelah itu mereka bilang kalau mereka pejuang kebenaran. Bahkan ada yang sampe ngebom segala loh."

Gus Dur : "Wah, persis Iblis tuh."

Santri : "Tapi mereka siap mati, Gus. Karena kalo mereka mati nanti masuk surga katanya."

Gus Dur : "Siap mati, tapi tidak siap hidup."

Santri : "Bedanya apa, Gus?"

Gus Dur : "Orang yang tidak siap hidup itu berarti tidak siap menjalankan agama."

Santri : "Lho, kok begitu?"

Gus Dur : "Nabi Adam dikasih agama oleh Tuhan kan waktu diturunkan ke bumi (lihat Al- Baqarah: 37). Bukan waktu di surga."

Santri : "Jadi, artinya, agama itu untuk bekal hidup, bukan bekal mati?"

Gus Dur : "Pinter kamu, Kang!"

Santri : "Santrinya siapa dulu dong? Gus Dur."

Sumber : Perpustakaan Universitas Menyan Indonesia (UMI)

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 06.33

PHYLOPOP.com - Dalam sidang paripurna kabinet sore hari ini, Rabu, 10 Februari 2016, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017  harus  terjadi perubahan total. "Artinya, Menteri betul-betul mengendalikan anggarannya dan tidak diberikan ke bawahannya," kata Presiden.

Jajaran di bawah menteri, lanjut Presiden, mulai dari direktur jenderal,‎ direktur hingga di bawahnya hanya memberikan perincian, tetapi arahan  rencana program dan kebijakan anggaran harus dipegang menteri.

Presiden meminta agar penggunaan anggaran tidak berprinsip lagi pada "money follow function", karena selama ini seringkali penggunaan anggaran dibagikan sesuai dengan struktur organisasi kementerian. Di Kementerian PU dan Perumahan Rakyat misalnya, anggaran Rp 100 Triliun, dimana terdapat 11 direktorat jenderal dan langsung diberi. Untuk jajaran di bawah setiap Direktorat Jenderal  terdapat direktur, dibagi lagi  dan dibawah direktur dibagi lagi ke kasubdit, dan akhirnya dibagi lagi ke kepala seksi. “Ini yang menyebabkan anggaran kita hilang tak berbekas, karena duitnya mengikuti organisasi yang ada,” ucap Presiden.

Presiden menyadari bahwa organisasi merupakan suatu hal yang diperlukan, tapi harus diingat adanya program prioritas. Memang akan muncul pertanyaan pada bagian yang belum mendapat anggaran, “lalu saya kerja apa?" Masih banyak yang dapat dikerjakan, kata Presiden.

Hal seperti itu seharusnya terjadi di semua kementerian, sehingga tidak perlu lagi yang namanya setiap unit dalam struktur organisasi kementerian selalu memiliki anggaran. “Itu namanya bagi rata, jadi tidak jelas fokus dan prioritas ke mana,” kata Presiden.

“Jadi yang jelas, harusnya money follow program. Program kita apa, semua fokus ke situ, kalau tidak begini, tidak akan terasa oleh masyarakat.  Ini hal yang perlu dipersiapkan secara matang,” ucap Presiden.

Presiden juga meminta untuk memangkas program yang nomenklaturnya tidak jelas dan tidak ada manfaatnya bagi rakyat. "Saya ingatkan lagi, kata-kata bersayap dengan menggunakan penguatan, pengembangan, pemberdayaan, lupakan itu," ucap Presiden.

Presiden meminta agar penggunaan program langsung menyebut langsung keperluannya. Di Kementerian Kelautan dan Perikanan misalnya, membelib jaring, membeli benih atau membeli ikan. "Sehingga ngontrolnya mudah, mengawasinya menjadi mudah," kata Presiden.

Tim Komunikasi Presiden

Ari Dwipayana

Iqyzain I Make Up Artist and Wedding Gallery 19.49

PHYLOPOP.com - Tim Kemendagri bersama Kemenkum HAM, BNPP, TNI AD, Polri, Dinas Dukcapil Kabupaten Merauke, dll melakukan pendataan kepada warga Kampung Yakyu, Desa Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada bulan Juni 2015. Pendataan tersebut sebagai salah satu langkah untuk memberikan kepastian kewarganegaraan suku perbatasan tersebut.

Tim Kemendagri juga sudah memberikan identitas atau dokumen kependudukan kepada mereka, dalam bentuk KTP-el dan KK. Dengan demikian, warga suku ini sudah mulai bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilpres dan Pilkada mendatang, serta hak-hal lain sebagai warga negara Indonesia.

Yakyu merupakan satu dari tujuh kampung yang ditemukan berdasarkan laporan Komandan Korem 174/ATW beberapa waktu yang lalu. Enam kampung lainnya adalah Detto, Diggo, Naga, Bestop, Kugo, dan Benkin. Secara Geografis, Kampung Yakyu berada di koordinat 08 38’ 27” LS dan 141 00’ 32.4” BT, sebelah timur berupa daratan dan hutan, barat dan utara berupa rawa, serta di bagian selatan berupa daratan dan hutan.

Jumlah penduduk Kampung Yakyu sebanyak 93 jiwa, atau 19 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 33 jiwa telah mendapatkan KTP-el dan semua kepala keluarga sudah mendapatkan Kartu Keluarga (KK).

Nenek moyang warga Kampung Yakyu berasal dari Suku Kanum. Saat pembebasan Irian Barat tahun 1963, suku ini meninggalkan kampung halamannya karena mengikuti ajakan dari Suku Marind. Beredarnya isu masyarakat pribumi yang akan diusir/dibunuh memaksa Suku Kanum meninggalkan kampungnya menuju ke perbatasan negara PNG, tepatnya di Kampung Weam. Pada tanggal 22 Juni 2011 mereka kembali ke Kampung Yakyu namun status kewarganegaraannya belum ada kejelasan.

Berikut koleksi foto warga Kampung Yakyu yang berhasil Phylopop dapatkan dari Kementerian Dalam Negeri:








Diberdayakan oleh Blogger.